Aku telah memposisikanmu menjadi yang terdepan
dalam impian sekaligus harapan
setiap mimpi mungkin hanya diorama
catatan hati masih seindah untaian doa
takdir masih mengalir
mewujudkan skenario indah pada insan
menuang banyak asa dalam resah
mengurai gundah dengan kesejukan malam
aku tak ingin terpaku..
walau lisan sempat kelu
menahan setiap tetesan luka takdir yang ku alami
aku tak ingin berhenti
berjuang
sampai batas keimanan yang menghujam tajam
sampai pada sebuah titik
magic infinity

Iklan